cta up

Mengenal Fitur Label WhatsApp Business dan Manfaatnya 

customer service dan logo WhatsApp

WhatsApp Business adalah aplikasi chat WhatsApp yang didesain khusus untuk membantu perusahaan berkomunikasi secara langsung dengan pelanggannya. Maka dari itu, tidak heran jika fitur-fitur yang ditawarkan di aplikasi ini juga merupakan fitur pendukung bisnis, seperti pembuatan katalog, profil bisnis, pesan otomatis sederhana dan salah satunya adalah pemberian label atau tag pada pesan dari pelanggan. 

Mengenal Fitur Label di WhatsApp Business

Tag atau label adalah fitur yang tersedia di aplikasi WhatsApp Business dan WhatsApp Business API  yang bermanfaat untuk memudahkan perusahaan dalam mengelompokkan pesan dari pelanggan dan mencari pesan tersebut. 

Di WhatsApp Business biasa, Anda bisa menggunakan 20 label untuk mengelompokkan pelanggan. Adapun dengan WhatsApp Business API, seperti WhatsApp Business API dari ShopKey, Anda bisa menggunakan 100 label atau tag dan 20 atribut khusus untuk mengelompokkan chat dari pelanggan perusahaan Anda. 

Jika mendaftar WhatsApp API melalui Shopkey, selain mendapatkan akses ke fitur-fitur API dari WhatsApp seperti centang hijau WhatsApp, WhatsApp Blast, dan lain sebagainya, Anda juga dapat menggunakan fitur unggulan dari Shopkey. Beberapa di antaranya adalah fitur Website bisnis dan Hotkeys. Nah, untuk mendapatkan WhatsApp API melalui Shopkey, Anda dapat mengisi informasi usaha di form bawah ini:

Manfaat Menggunakan Fitur Label di WhatsApp Business

Meskipun tampak sederhana, namun adanya fitur label di WhatsApp Business maupun API memiliki banyak manfaat. Diantaranya:

1. Mempermudah pengelompokan pelanggan

Sebagai pebisnis, tentunya Anda ingin tahu berapa jumlah pelanggan yang belum melakukan pembayaran, berapa jumlah pelanggan setia dan lain sebagainya. Dengan fitur label ini, proses pengelompokan pelanggan tersebut menjadi lebih mudah. Caranya mudah, cukup klik icon titik tiga di bagian atas room chat, pilih menu label dan pilih kategori yang sesuai dengan pelanggan tersebut. 

2. Mempermudah mencari pelanggan

Selain bisa dikelompokkan dengan lebih mudah, adanya label ini juga mempermudah Anda untuk mencari data pelanggan terkait. Untuk WhatsApp Business biasa, Anda tinggal klik ikon titik tiga di bagian atas layar landing page WhatsApp Anda lalu pilih label. Nama pelanggan yang Anda cari bisa masuk ke dalam salah satu kategori dalam label tersebut. 

Jika Anda menggunakan WhatsApp Business API, maka Anda tinggal mengetikkan kategori pelanggan tersebut di menu pencarian. Sistem secara otomatis akan menyortir nama-nama pelanggan yang sebelumnya telah Anda tandai dengan label tersebut. 

Misalnya, Anda mencari pelanggan yang berasal dari kota A dan membeli produk B, maka di kolom pencarian Anda tinggal memasukkan nama kota A dan produk Bdan sistem akan secara otomatis menampilkan nama-nama pelanggan yang berasal dari kota tersebut dan memesan produk terkait. 

3. Mempermudah pengiriman pesan broadcast

Adanya fitur label ini juga akan mempermudah Anda untuk mengirim pesan broadcast. Caranya adalah:

  1. Klik ikon titik tiga di atas landing page WhatsApp. 
  2. Pilih menu label. 
  3. Pilih kelompok pelanggan (label) yang ingin Anda beri pesan broadcast. 
  4. Pilih menu “Message Customers”. 
  5. Lalu kirimkan pesan broadcast Anda. 

Pesan broadcast ini secara otomatis akan terkirim ke akun WhatsApp masing-masing pelanggan dalam label tersebut. Hanya saja jika Anda menggunakan WhatsApp Business biasa, pelanggan baru akan menerima pesan tersebut ketika mereka sudah menyimpan nomor kontak perusahaan Anda. 

4. Membuat kampanye pemasaran lebih tepat sasaran

Dengan adanya fitur label ini dan pesan broadcast di atas, kampanye pemasaran perusahaan Anda akan lebih tepat sasaran. Misalnya, Anda membuat kampanye pemasaran dengan sistem pesan broadcast untuk pelanggan baru. 

Dengan adanya sistem ini, Anda dapat mengirimkan pesan pemasaran tersebut hanya dengan mengklik pelanggan baru di bagian label. Pesan secara otomatis akan dikirim ke kontak pelanggan baru tersebut. Pelanggan lain yang tidak termasuk ke dalam label tersebut  tidak akan menerima pesan tersebut. Akibatnya, kampanye pemasaran menjadi lebih efektif dan efisien. 

5. Membuat profiling customer menjadi lebih mudah

Ada banyak data yang bisa Anda jadikan untuk melabeli pelanggan, termasuk diantaranya adalah data identitas pelanggan tersebut, seperti asal tempat tinggal, usia, atau jenis kelamin. Data-data ini penting untuk digunakan dalam pembuatan customer profile. Informasi mengenai customer profile ini kemudian dapat digunakan untuk merumuskan strategi pemasaran yang tepat guna. 

6. Mempermudah penyusunan laporan untuk manajemen

Jika Anda adalah seorang supervisor atau manajer, fitur label di WhatsApp Business API dapat membuat proses penyusunan laporan bulanan kinerja tim Anda menjadi lebih mudah. Misalnya, hanya dengan memasukkan tagar atau label tertentu di kolom pencarian, Anda sudah bisa mengetahui jumlah pelanggan baru yang diperoleh bulan ini dan data pendapatan yang diperoleh dari pelanggan baru tersebut.  

7. Mempermudah proses identifikasi masalah pelayanan perusahaan

Salah satu data yang bisa Anda jadikan label adalah komplain, kritik dan saran. Dengan label ini,  Anda bisa menandai pelanggan yang menghubungi perusahaan melalui WhatsApp karena ingin menyampaikan komplain, kritik atau saran. Setelah itu, Anda bisa mengklik tiga kata kunci tersebut di kolom pencarian dan mulai mengidentifikasi masalah paling umum yang dikeluhkan pelanggan. 

Cara Menggunakan Fitur Label di WhatsApp Business

1. Membuat label baru

  1. Klik ikon titik tiga di bagian kanan atas layar WhatsApp. 
  2. Pilih menu pengaturan.
  3. Pilih menu fitur bisnis. 
  4. Klik label. 
  5. Klik tambah label baru.
  6. Masukkan nama label, lalu simpan. 

Sedikit berbeda dengan WhatsApp Business biasa, cara untuk membuat label baru di WhatsApp Business adalah dengan menuliskan nama label atau tag di bagian kanan room chat Anda dengan pelanggan. Apabila label tersebut sudah tersedia di menu drawdown, maka Anda tinggal klik nama tag di menu drawdown tersebut. Namun jika belum ada, maka Anda tinggal menuliskannya lalu mengklik opsi “Add new tag”.

Anda bisa menuliskan nama label ini sesuai dengan sales funnel perusahaan Anda. Misalnya:

  • Kategori 1: Pelanggan baru. 
  • Kategori 2: Pesanan baru, baik itu dari pelanggan lama maupun pelanggan baru. 
  • Kategori 3: Pembayaran yang belum selesai. 
  • Kategori 4: Pembayaran yang sudah selesai. 
  • Kategori 5: Pesanan selesai. 
  • Kategori 6: Pelanggan setia.

2. Memasukkan pelanggan ke dalam sebuah label

Berikut ini langkah memasukkan pelanggan ke dalam sebuah label:

  1. Buka chat dengan pelanggan terkait. 
  2. Klik ikon titik tiga di bagian atas. 
  3. Pilih menu label. 
  4. Pilih kategori atau label yang sesuai dengan pelanggan tersebut.

3. Menghapus pelanggan dari sebuah label

Sama halnya dengan memasukkan nama pelanggan, menghapus nama pelanggan dari sebuah label juga mudah. Caranya:

  1. Klik ikon titik tiga di bagian atas. 
  2. Pilih menu label. 
  3. Pilih label atau kategori yang Anda inginkan. 
  4. Klik titik tiga di bagian kanan atas. 
  5. Pilih edit. 
  6. Lalu hapus nama pelanggan terkait. 

Selain menghapus nama pelanggan, menu edit ini juga bisa digunakan untuk menghapus kategori label terkait atau mengubah warna penanda kategori ini. 

Tidak hanya 20, Anda bisa membuat 100 label dan 20 atribut untuk pelanggan Anda jika Anda menggunakan WhatsApp Business API (WABA) dari ShopKey Chat. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga menyediakan dashboard laporan dan insight yang tentunya tidak akan Anda peroleh di aplikasi WhatsApp Business biasa. Jadi tunggu apa lagi? Gunakan WhatsApp API dari ShopKey Chat sekarang!

Related Articles

Upgrade informasi bisnis kamu dengan ShopKey

logo light

Sopo Del, Dangsina lobby, Tower B, #2019 20nd Floor, Jl. Mega Kuningan Barat III, Lot 10. 1-6 Kawasan Mega Kuningan,Jakarta Selatan Jakarta – 12950

02186655231

OUR SERVICES

Subscribe

Join our email list to receive insights & stories from business owners, new product information, and more.

2020 © PT Gamechange Indonesia