Logo Shopkey
penjual makanan pinggir jalan

10 Desain Warung Makan Pinggir Jalan, Sederhana tapi Kekinian

Membuat konsep desain warung makan pinggir jalan sederhana tapi menarik sebaiknya tidak asal-asalan, sebab hal ini nantinya berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung. Meskipun hanya sederhana di pinggir jalan maupun depan rumah, tetapi perlu memperhatikan bagaimana penataan interior seperti meja, kursi, tempat transaksi, maupun printilan lainnya yang pas. 

Cukup banyak konsep sederhana tapi menarik yang dapat dijadikan sebagai referensi sebelum membuka usaha warung makan, cara meletakkan barang-barangnya pun dapat menyesuaikan dengan luas ruangan dan konsep tempatnya. Ini beberapa contoh konsep desain warung makan pinggir jalan sederhana namun nyaman dan kekinian.

1. Prasmanan

Warung prasmanan
Sumber: BroSis PKU

Desain warung makan kecil sederhana pinggir jalan yang sampai saat ini masih banyak diterapkan, yaitu prasmanan. Artinya, pengunjung warung bebas mengambil menunya sendiri sesuai yang terletak di meja prasmanan atau etalase. Perhitungan harganya disesuaikan per menu dan bisa mengambil menyesuaikan porsi masing-masing, sedangkan pembayarannya dapat dilakukan di awal maupun akhir tergantung pemilik warung.

Konsep prasmanan seperti ini, biasanya meja atau rak tempat berbagai macam hidangan diletakkan paling depan supaya terlihat menarik. Sehingga, orang-orang saat pertama kali berkunjung bisa langsung menentukan mana hidangan yang ingin diambil tanpa perlu membaca buku menunya.

2. Lesehan

Lesehan
Sumber: Berita 99.co

Selanjutnya, desain warung makan pinggir jalan sederhana tapi menarik, yaitu lesehan yang selalu punya peminat. Konsep lesehan membuat pengunjung dapat lebih bebas memilih posisi duduk yang nyaman untuk dirinya sendiri. Konsep seperti ini biasanya banyak diterapkan oleh warung pecel lele dan penyetan, namun tak ada salahnya untuk menu lainnya seperti soto, bakso, maupun ala warteg lainnya.

Apabila menerapkan konsep lesehan untuk warung makan, tidak perlu menyediakan kursi, tetapi cukup meja yang muat minimal untuk dua orang. Selain itu, pastikan kondisi lantainya pun layak, yakni bersih agar pengunjung tetap nyaman menyantap hidangan yang dipesannya. Konsep ini cocok untuk desain warung ayam geprek minimalis yang menargetkan pasar menengah ke bawah.

3. Gaya Retro

Gaya Retro
Sumber: SOVIALIDA Blog

Selain lesehan dan prasmanan, desain warung makan kekinian dan memang sedang menjadi tren akhir-akhir ini, yaitu gaya retro atau vintage. Gaya retro mempunyai perpaduan warna jadul (zaman dulu) yang unik untuk memberikan kesan klasik dan seolah mengingatkan tentang memori masa lalu.

Tatanan warung makan kekinian gaya retro dapat memberikan sentuhan klasik dengan interior yang juga jadul, misalnya menambahkan dekorasi TV jadul, perabot gaya klasik, radio lama, ataupun mengecat ruangan dengan warna-warna khas zaman dulu. Kesannya memang kuno, namun bagi sebagian orang tempat kuliner seperti ini termasuk unik dan bikin nostalgia.

4. Modern Minimalis

Modern Minimalis
Sumber: Pinhome

Konsep modern minimalis sangat cocok dijadikan sebagai desain warung makan kekinian, karena memberikan kesan ruangan terlihat bersih dan tidak berlebihan. Meskipun ukuran ruangnya terlihat kecil, namun jika menerapkan desain modern minimalis justru terkesan lebih luas dan banyak ruang, apalagi jika pemilihan warna cat temboknya juga mendukung.

Dalam desain warung makan kecil modern minimalis, Anda bisa memilih warna-warna yang tidak berlebihan atau senada. Selain itu, tak perlu menambahkan dekorasi berlebihan di ruangan agar tidak terasa semakin sempit. Kemudian perabot, pilih yang ukurannya tidak terlalu besar, serta memilih lampu dengan pencahayaan ramah bagi mata.

5. Warung Tenda

Warung Tenda
Sumber: Kompasiana

Desain warung makan pinggir jalan yang sederhana tapi menarik, cobalah memilih konsep warung tenda. Membuat konsep tempat makan di tenda seperti ini cocok jika Anda memiliki budget minim, sebab tidak membutuhkan terlalu banyak perabot ataupun memikirkan bagaimana cat tembok yang pas. Anda bisa melihat contohnya pada tempat kuliner pinggir jalan, misalnya jualan soto, bakso, angkringan, dan lainnya.

Warung tenda banyak disukai karena kesannya simpel, bahkan konsep tenda ini pun juga tak ada salahnya dibuat di depan rumah jika tak punya banyak ruang untuk dijadikan tempat makan. Tambahkan dua atau tiga meja serta beberapa kursi untuk pembeli makan di tempat, boleh juga cukup tikar plastik jika mengusung konsep warung lesehan.

6. Warung Gerobakan

Warung Gerobakan
Sumber: Jabar News

Sama dengan desain warung tenda, membuat warung makan pinggir jalan sederhana juga bisa dengan gerobak. Warung dengan konsep gerobak memang terlihat kecil, namun dapat memunculkan interaksi dengan penjual. Inilah yang membuatnya mempunyai keunikan tersendiri, tidak perlu berlebihan asalkan mengutamakan kenyamanan pembeli dan rasa masakan yang enak.

Pada desain tempat makan dengan gerobak tidak membutuhkan banyak perabot untuk dibawa, terutama jika Anda memang berniat berpindah-pindah tempat jualan. Cukup membawa beberapa kursi plastik dan tikar plastik lebar saja untuk para pembeli yang ingin makan di tempat. 

7. Open Kitchen

Open Kitchen
Sumber: Kintamani.id

Konsep tempat makan open kitchen adalah ide menarik jika ingin membuka bisnis warung makan yang menarik perhatian. Open kitchen, artinya dapurnya terbuka dan dapat dilihat oleh pengunjung yang sedang makan di sana. Mengapa konsep ini justru terlihat menarik dan unik?

Sudah banyak diterapkan di beberapa restoran, membuat warung open kitchen terlihat menarik karena para pengunjung dapat melihat proses memasak secara langsung yang terkadang diselingi atraksi dari juru masaknya. Dengan begitu, mereka pun jadi percaya bahwa tempat tersebut memasaknya tidak dibuat-buat karena terlihat transparan.

Kemudian untuk desainnya, Anda dapat membuat dapur terlihat terbuka tanpa sekat ruangan, misalnya di pinggir ruangan. Penataan meja dan kursinya bisa menyesuaikan. Apabila memungkinkan, buatlah konsep kitchen bar agar bisa lebih dekat melihat proses memasaknya.

8. Bertema Tradisional

Warung bertema tradisional.
Sumber: Wedang Kopi Prambanan

Tema tradisional untuk warung makan tak ada salahnya dicoba, sebab bagi banyak orang, tema tersebut memberikan memori tertentu, misalnya mengingatkan pada masakan rumah yang sederhana. Tema seperti ini tak hanya cocok dibangun di pinggir jalan, tetapi juga depan rumah.

Pemilihan interiornya, Anda dapat memakai meja kayu panjang dan kursi bambu atau kayu. Membuat usaha warung makan bertema tradisional, menghadirkan pengalaman makan yang berbeda sekaligus memorable, apalagi jika didukung dengan menu masakan rumahan tentu membuat warung ini terlihat menarik meskipun tampilannya sederhana.

9. Bertema Industrial

Bertema Industrial
Sumber: Dekoruma

Terlihat unik karena terlihat seperti bangunan setengah jadi, mengusung tema industrial untuk warung makan pinggir jalan sedang diminati akhir-akhir ini, terutama oleh anak-anak muda. Jika mampu menata perabotan dan memilih warna yang pas, tentunya dapat membuat tampilan tempat makan jadi terlihat lebih elegan dan bersih.

Jika mengusung tema industrial tempat makan, padukan dengan konsep minimalis supaya kelihatannya elegan. Pilih perabotan dengan warna senada seperti earth tone, namun pertahankan tembok berwarna abu semen agar terasa lapang dan sejuk suasananya. 

10. Warung Makan dengan Meja Tembok

Warung Makan dengan Meja Tembok
Sumber: Mitra Bukalapak

Desain tempat makan pinggir jalan dengan meja tembok adalah konsep sederhana tapi menarik, cocok untuk ruangan yang kecil. Adanya meja tembok tidak akan memakan banyak tempat karena hanya diletakkan di bagian pinggir ruangan.

Tambahkan kursi kayu panjang atau kursi plastik sebagai tempat duduknya. Lebar meja temboknya pun sebaiknya disesuaikan agar tidak terlalu sempit karena ini berpengaruh pada kenyamanan saat menyantap hidangan. Paling tidak, lebarnya adalah seukuran satu hasta orang dewasa.

Itulah beberapa konsep desain warung makan pinggir jalan yang sederhana tapi menarik. Selain penataan perabotan, perhatikan pula pencahayaan dan pemilihan warna cat tembok. Usahakan memilih warna tak perlu berlebihan, cukup kombinasikan paling banyak dua atau tiga warna senada agar tidak memusingkan mata. Bukan hanya desain, pastikan Anda juga tepat dalam menentukan harga jual makanan agar usaha berjalan sukses.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadi, sudah siap memulai lembaran baru bisnis online kamu?

Mau Dapat News Letter Terbaru?

Bergabunglah dengan ribuan UMKM Indonesia meningkatkan penjualan dengan aplikasi dan tips dari Shopkey!

Note: Kami tidak menjual atau membagikan informasi anda kepada siapapun