cta up

10 Contoh Spanduk Bimbel Rumahan Yang Menarik & Tips Menyusunnya

belajar privat

Spanduk atau banner adalah salah satu instrumen marketing yang harus Anda pikirkan baik-baik. Hal ini karena selain bisa digunakan untuk pemasaran secara offline, soft file spanduk juga bisa dipakai untuk pemasaran secara online. 

Adapun untuk bisnis bimbingan belajar (bimbel) rumahan, khususnya yang menargetkan anak kecil, desain spanduk bimbel harus dibuat semenarik mungkin supaya bisa membuat calon siswa dan orang tuanya tertarik. Selain desain, Anda juga harus memikirkan beberapa hal berikut saat membuat atau memesan desain spanduk bimbel:

  • Warna yang digunakan. 
  • Gambar yang digunakan. Anda perlu ingat bahwasanya sebaiknya gambar yang digunakan harus sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan dalam spanduk tersebut. Jangan sampai, misalnya, Anda membuka kursus untuk anak-anak, namun gambar di spanduk tersebut adalah gambar orang dewasa.
  • Kejelasan font. Jangan menggunakan jenis atau ukuran font yang susah dibaca dan bahkan kalau perlu gunakan bold untuk kata-kata tertentu. 
  • Teks informasi. Pastikan tagline dan teks informasi tersebut mencantumkan nama bimbel Anda, kontak yang bisa dihubungi, tagline bimbel dan beragam fasilitasnya. 

Berikut ini 10 contoh spanduk bimbel rumahan yang menarik:

1. Spanduk Bimbel Dengan Warna-Warna Lembut

Spanduk Bimbel Dengan Warna-Warna Lembut

Dengan memadukan warna-warna lembut dan gambar lucu, desain banner di atas dapat menarik si kecil dan orang tua untuk menggunakan jasa Anda. Dalam gambar di atas juga disampaikan berbagai fasilitas-fasilitas penunjang yang bisa dimanfaatkan si kecil untuk mengembangkan kemampuan membaca, menulis dan menghitungnya. 

2. Spanduk Bimbel Dengan Model

Spanduk bimbel dengan model anak kecil

Spanduk bimbingan belajar untuk anak-anak juga bisa didesain menggunakan warna-warna yang lebih berani untuk mengesankan citra playful dan menyenangkan, seperti gambar di atas. Anda juga dapat menggunakan model anak-anak dengan wajah ceria supaya lebih menarik. 

3. Desain Sederhana Tapi Cantik

Bumblebee belajar Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan tematik.

Desain spanduk bimbel tidak perlu ribet-ribet. Cukup sederhana saja, tapi memiliki desain menarik dan informasi di dalamnya disampaikan dengan jelas, maka sudah cukup. Contoh saja gambar di atas. 

Pada gambar tersebut, warna yang digunakan hanyalah putih dan biru dengan sedikit tambahan kuning dan pink. Tulisan yang dimasukkan pun hanya nama bimbingan belajar, kontak dan mata pelajaran apa saja yang akan diajarkan. Apabila sebuah banner memiliki banyak tulisan tapi tidak didesain dengan baik, bisa jadi akan terkesan menumpuk, sehingga membuat orang enggan membacanya. 

4. Memainkan Palet Warna Untuk Desain Yang Menarik

Belajar sempoa bersama Samiya Bimbel.

Selain ukuran dan bold pada font, Anda juga bisa memainkan warna untuk menunjukkan mana informasi yang sebaiknya dibaca oleh calon siswa terlebih dahulu. Contohnya pada gambar di atas, warna yang digunakan untuk menonjolkan informasi adalah warna hitam baik pada tulisan di atas nama bimbel maupun tulisan di dalam kotak dan warna merah pada kotak. 

Tujuannya adalah supaya calon siswa dan orang tuanya memahami layanan bimbingan belajar apa yang Anda buka di rumah Anda dan mengapa mereka harus mempelajari subjek tersebut. 

5. Bimbingan Belajar Untuk UTBK dan CPNS

Bimbel UTBK dan CPNS

Bimbingan belajar rumahan tidak hanya bisa menargetkan siswa dan siswi sekolah dasar maupun menengah, tetapi juga mereka yang sudah beranjak dewasa dan berniat untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi atau melamar kerja di berbagai instansi pemerintahan. Hanya saja desain spanduk untuk bimbel dengan target konsumen seperti ini tentu harus berbeda dengan bimbingan belajar yang menargetkan anak-anak. 

Pada spanduk bimbel ini, usahakan Anda menggunakan perpaduan warna dan font yang lebih berkesan profesional dan dewasa, alih-alih playful dan menyenangkan. Anda bisa menggunakan Times New Roman, Montserrat, Calibri, atau Arial untuk mengesankan hal ini. Jangan lupa untuk memperhatikan ukuran font juga. 

6. Bimbingan Belajar Komputer

Kursus komputer untuk anak

Selain bisa melayani belajar mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, Anda juga bisa membuka kursus komputer di rumah. Khususnya apabila Anda dan atau saudara-saudara Anda memiliki beberapa komputer atau laptop bekas yang siap dipinjamkan kepada para siswa. 

Mata pelajaran yang bisa Anda ajarkan di kursus komputer ini, seperti, struktur komputer, hingga dasar-dasar Microsoft Word, Excel dan Power Point. Target pasarnya bisa anak-anak kelas 5-6 SD atau SMP yang memang sedang dituntut untuk bisa mengadopsi kemampuan menggunakan komputer sejak dini. 

Berbeda dengan calistung dan kursus untuk orang dewasa, desain spanduk bimbingan belajar ini bisa terletak di tengah. Artinya, tidak terlalu terkesan profesional, tetapi juga tidak terkesan playful sebagaimana gambar di atas. 

7. Kursus Komputer Dewasa

Kursus komputer dewasa

Meskipun jenis kursus yang dilayani hampir sama dengan poin nomor 6 di atas, namun karena target pasar yang dituju berbeda, maka desain spanduk yang dibuat sebaiknya juga berbeda. Dalam contoh di atas, Anda bisa menggunakan warna-warna yang bisa menonjolkan profesionalitas, seperti biru atau hitam untuk menunjukkan bahwa kursus yang Anda buka adalah kursus yang dilayani oleh orang-orang yang ahli di bidangnya. 

8. Desain Cantik Untuk Les Privat

Privat bahasa Inggris

Desain spanduk untuk usaha tidak selalu harus kaku menyesuaikan target konsumen. Contoh spanduk di atas misalnya, dibuat dengan artistik menggunakan perpaduan warna coklat dan putih. Meskipun demikian, informasi yang disampaikan, seperti kursus apa yang dilayani, waktu dan jam masih bisa tersampaikan dengan jelas.

Memiliki alat promosi yang kreatif merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan usaha, sehingga tidak boleh disepelekan pemilik bimbel.

9. Spanduk Sederhana dan Tak Berlebihan

English club for kids

Spanduk adalah media pemasaran berukuran terbatas, sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Spanduk yang menggunakan warna-warna sederhana seperti contoh di atas bukan berarti tidak dapat menyampaikan semua informasi penting yang harus diketahui calon siswa. 

Sebagai gantinya, Anda dapat menuliskan sosial media maupun website untuk mengajak calon siswa dan orang tua untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kursus yang Anda buka. Dengan demikian, tulisan di spanduk tidak menumpuk dan tetap dapat menyampaikan berbagai informasi yang dibutuhkan. 

10. Spanduk Untuk Les Piano

Les piano private

Selain les untuk mata pelajaran yang diajarkan sekolah, kini banyak orang tua, khususnya yang tinggal di perkotaan juga mengikutkan anaknya ke les piano. Sebab, les piano dianggap tidak hanya merupakan les musik, tetapi juga kursus yang dapat membantu psikomotorik anak untuk dapat berkembang dengan lebih baik. 

Les piano bisa diselenggarakan secara privat di rumah tentor maupun siswa. Pada contoh di gambar spanduk di atas misalnya, les bisa diselenggarakan dimanapun sesuai dengan kesepakatan asalkan tempat les tersebut memiliki piano tentunya. 

5 Tips Menyusun Spanduk Bimbel Rumahan

Berikut adalah tips yang dapat membantu Anda dalam merancang spanduk yang tidak hanya menarik tetapi juga efektif dalam menarik perhatian calon siswa dan orang tua mereka.

1. Pemilihan Warna yang Strategis

Warna memiliki kekuatan untuk mempengaruhi emosi dan keputusan. Untuk bimbel rumahan yang menargetkan anak-anak, gunakan warna-warna cerah dan menyenangkan seperti biru muda, hijau, atau kuning yang dapat menstimulasi perasaan gembira dan antusias. Namun, penting juga untuk menjaga keseimbangan agar tidak terlalu ramai dan menyakitkan mata.

2. Desain yang Bersih dan Mudah Dibaca

Meskipun tergoda untuk memasukkan banyak informasi, desain spanduk yang paling efektif adalah yang bersih dan tidak terlalu penuh. Gunakan spasi putih (area kosong) untuk membuat elemen penting lebih menonjol. Pilih font yang mudah dibaca dan ukuran yang cukup besar agar pesan dapat dipahami dengan cepat dari jarak jauh.

3. Pesan yang Jelas dan Menyentuh

Dalam menulis teks untuk spanduk, buatlah pesan yang jelas dan langsung ke intinya. Gunakan kalimat yang singkat tapi berdampak, misalnya dengan menonjolkan keunikan bimbel Anda. Jangan lupa untuk memasukkan ajakan bertindak (call to action), seperti “Daftar Sekarang” atau “Kunjungi Kami untuk Info Lebih Lanjut”.

4. Gunakan Gambar atau Ilustrasi Berkualitas

Gambar yang berkualitas tinggi atau ilustrasi yang menarik dapat membuat spanduk Anda lebih menonjol. Pilih gambar yang relevan dengan layanan Anda, seperti anak-anak yang sedang belajar atau ikon-ikon pendidikan yang menyenangkan. Pastikan gambar tersebut jelas dan memiliki resolusi tinggi agar tidak pecah ketika dicetak dalam ukuran besar.

5. Testimoni atau Endorsement

Jika memungkinkan, tambahkan kutipan singkat dari testimoni siswa atau orang tua yang puas dengan layanan Anda. Hal ini dapat meningkatkan kredibilitas dan membangun kepercayaan calon siswa dan orang tua mereka.

Dengan menerapkan tips ini, spanduk bimbel rumahan Anda tidak hanya akan menarik dari segi visual tetapi juga efektif dalam menyampaikan pesan dan nilai-nilai yang Anda tawarkan. Ingat, spanduk adalah representasi dari brand Anda di mata publik, sehingga penting untuk membuatnya sebaik mungkin.

Nah, itu tadi beberapa contoh spanduk bimbel rumahan serta tips dalam menyusunna yang dapat Anda gunakan. Selain bisa ditempel di depan rumah, desain spanduk di atas juga dapat Anda bagikan melalui media sosial, sehingga bisa menjangkau calon siswa yang lebih banyak. Selamat mencoba!

Related Articles

Upgrade informasi bisnis kamu dengan ShopKey

logo light

Sopo Del, Dangsina lobby, Tower B, #2019 20nd Floor, Jl. Mega Kuningan Barat III, Lot 10. 1-6 Kawasan Mega Kuningan,Jakarta Selatan Jakarta – 12950

02186655231

OUR SERVICES

Subscribe

Join our email list to receive insights & stories from business owners, new product information, and more.

2020 © PT Gamechange Indonesia