Logo Shopkey
e-commerce

E-commerce: Pengertian, Cara Kerja dan Perbedaannya dengan Marketplace

Anda tentu sering mendengar istilah e-commerce dan marketplace dalam bisnis melalui internet. Ya, kedua istilah ini memang cukup familiar karena berhubungan langsung dengan transaksi jual-beli. 

Kebanyakan orang berpikir bahwa kedua istilah ini memiliki arti yang sama, padahal keduanya berbeda bahkan dari arti kata yang digunakan. Nah, supaya lebih jelas berikut pembahasan mengenai e-commerce, cara kerja dan perbedaannya dengan marketplace. Simak selengkapnya berikut ini!

Pengertian E-commerce

Apa itu e-commerce? E-commerce yang merupakan singkatan dari electronic commerce adalah sebuah model bisnis yang melakukan transaksi jual beli menggunakan media internet. Sementara itu,  platform e-commerce adalah sarana yang bisa digunakan oleh semua orang untuk membuat toko online

Jadi bisa dikatakan bahwa e-commerce bisa terjadi apabila penjual dan pembeli melakukan transaksi tanpa bertemu secara fisik. Bisa menggunakan media sosial, aplikasi mobile atau bisa juga dengan website toko online.

Kebiasaan masyarakat yang bergeser semenjak adanya virus Covid-19 dari belanja secara langsung ke belanja secara online membuat banyak bisnis kemudian menyediakan media untuk transaksi jual beli secara online. Masyarakat bisa memesan berbagai kebutuhannya tanpa harus keluar rumah. 

Perbedaan E-commerce dan Marketplace

Setelah memahami pengertiannya, kini akan dijelaskan mengenai perbedaan e-commerce dengan marketplace. Seperti yang sudah dipahami sebelumnya. E-commerce adalah sistem bisnis yang transaksi jual belinya menggunakan media internet. Sedangkan marketplace merupakan pasar yang mempertemukan beberapa penjual dengan pembeli di internet. 

Perbedaan antara e-commerce dengan marketplace terlihat jelas. Sebab biasanya e-commerce digunakan untuk penjual memasarkan produknya, jadi hanya terdapat satu penjual saja. Sedangkan, marketplace di dalamnya ada lebih banyak penjual. Sehingga calon pembeli bisa melakukan perbandingan harga, mencari penjual terdekat atau mencari penjual mana yang mau memberikan diskon.

Memang, kebanyakan marketplace juga menggunakan sistem bisnis e-commerce. Pembeli yang tertarik pada suatu produk kemudian menentukan ana penjual pilihannya, ketika sudah yakin dan sepakat maka ia kemudian melakukan transaksi jual-beli melalui internet seperti m-banking, VA (Virtual Account) bank, atau melalui dompet digital. Di mana sistem itu juga termasuk e-commerce

Manfaat E-commerce

website e-commerce

Tak disangka, maraknya bisnis yang menggunakan sistem e-commerce memberikan banyak manfaat yang bisa dirasakan, baik untuk perekonomian, pelaku bisnis maupun untuk masyarakat Indonesia secara luas. Apa saja manfaatnya? Simak selengkapnya berikut ini!

1. Manfaat bagi perekonomian

Ada beberapa manfaat e-commerce untuk perekonomian negara, yaitu:

a. Memperluas akses pasar

Adanya e-commerce di Indonesia bermanfaat untuk perekonomian karena dapat memperluas akses pasar. Seperti yang diketahui bersama, platform e-commerce membuat calon pembeli bisa menemukan penjual di berbagai daerah. Bahkan meskipun berjarak berpuluh-puluh kilometer. 

b. Mampu meningkatkan pendapatan UKM 

Akses pasar yang luas memungkinkan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk menjual produknya ke kota. Mulai dari produk khas, atau bahan makanan yang jarang ditemui di kota. Peningkatan volume pemesanan produk pada UKM bisa meningkatkan perekonomian masyarakat desa. 

c. Meningkatkan persaingan produk dalam negeri di pasar global

Kemudahan transaksi menggunakan e-commerce dapat meningkatkan persaingan produk dalam negeri di pasar global. Masyarakat Indonesia bisa menjual produknya ke konsumen luar negeri dengan pangsa pasar global dari berbagai negara. Dengan begitu, para pelaku bisnis bisa dengan mudah memperluas pangsa pasar mereka tanpa batasan jarak.

2. Manfaat bagi pelaku bisnis

Tak hanya bermanfaat bagi perekonomian negara, adanya e-commerce juga memberikan manfaat bagi para pelaku bisnis. Simak manfaat bagi pelaku bisnis berikut ini!

a. Efisiensi biaya usaha 

Adanya e-commerce ini ternyata membuat toko bisa hadir tanpa ada wujud fisiknya. Hal ini berarti dapat mengurangi biaya sewa toko. Selain itu, juga mengurangi biaya pemasaran karena calon pembeli lah yang akan mencari produk dari pelaku bisnis itu apabila membutuhkan. 

b. Proses bisnis lebih praktis 

Selain efisiensi biaya, ternyata memberi manfaat juga pada proses bisnis yang lebih praktis. Sebab semuanya kesepakatan bisa dilakukan melalui media online tanpa harus bertemu secara fisik. Kepraktisan ini juga terlihat dari inventaris jual beli yang bisa langsung terdeteksi secara otomatis tanpa pembukuan manual. 

c. Peningkatan volume penjualan 

Akses pasar luas membuat banyak orang bisa dengan mudah menemukan produk Anda. Pada akhirnya akan terjadi peningkatan volume penjualan. Anda sebagai pelaku bisnis bisa mendatangkan keuntungan lebih besar. 

3. Manfaat bagi masyarakat

Sebagai masyarakat yang bertindak sebagai pembeli, tentu merasakan manfaat dari adanya e-commerce ini. Berikut manfaatnya bagi masyarakat luas. 

a. Lebih praktis 

Manfaat yang pertama yang dirasakan oleh masyarakat sebagai calon pembeli adalah praktis. Misalnya, anda sedang mengatakan makanan  khas daerah seperti Bakpia dari Yogyakarta. Padahal posisi Anda di Jakarta. Anda bisa membeli Bakpia tanpa harus ke Yogyakarta. Praktis bukan?

b. Meningkatkan kenyamanan saat berbelanja 

Kini masyarakat yang hendak membeli berbagai kebutuhannya tidak harus meninggalkan rumah. Panas-panasan atau hujan-hujanan saat cuaca tidak menentu. Asal punya gadget dan internet semua kebutuhan bisa terpenuhi. 

c. Hemat tenaga dan waktu 

Terkadang saat membeli secara langsung, Anda harus menghabiskan tenaga untuk berkeliling melihat rak satu ke rak yang lainnya. Selain itu, antri di kasir untuk membayar juga menghabiskan waktu. 

Begitu banyak manfaat yang diberikan membuat usaha saat ini memang harus mulai menciptakan e-commerce untuk usahanya. Tidak perlu khawatir karena ShopKey menyediakan perangkat lunak yang dapat mengintegrasikan dengan e-commerce

Anda bisa melakukan pengelolaan bisnis dan pemesanan dengan lebih efektif dan efisien. ShopKey juga mampu melakukan inventaris pemesanan dan mengecek harga ongkos kirim. Ada juga fitur katalog yang memudahkan promosi melalui WhatsApp. 

Contoh E-commerce di Indonesia

e-commerce

Supaya lebih jelas pembahasan kali ini, berikut contoh e-commerce di Indonesia:

1. Tokopedia

Tokopedia adalah  platform e-commerce yang jadi salah satu terbesar di Indonesia. Tokopedia menawarkan berbagai produk yang sangat bermacam-macam mulai dari fashion, kecantikan,  alat rumah tangga, kebutuhan bayi, elektronik, hingga kebutuhan sehari-hari.

2. Shopee

Selain Tokopedia ada juga Shopee sebagai platform e-commerce yang juga cukup terkenal di Indonesia dengan berbagai produk yang ditawarkan, termasuk fashion, kecantikan, gadget, dan lain-lain. Shopee menyediakan berbagai pembayaran mulai dari m-banking, dompet digital hingga VA (Virtual Account) bank. 

3. Bukalapak

Bukalapak juga jadi salah satu platform e-commerce yang menjadi perantara penjualan berbagai produk mulai dari fashion, makanan, minuman, hingga kebutuhan sehari-hari.

4. Lazada

Salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia yang menawarkan berbagai produk mulai dari fashion, gadget, hingga perlengkapan rumah tangga. Anda juga bisa menjadi penjual ada aplikasi satu ini. 

5. Blibli

Platform e-commerce yang menjadi wadah penjualan berbagai produk mulai dari fashion, elektronik, hingga kebutuhan sehari-hari, serta menyediakan layanan tiket pesawat, hotel, dan produk asuransi.

Cara Kerja E-commerce Membantu Pelaku Bisnis Online

Cara kerja e-commerce dalam membantu pelaku bisnis adalah sebagai berikut:

  1. Penjual menyiapkan produknya untuk dimasukkan ke marketplace atau periklanan di Internet. Tentu dengan menambahkan deskripsi produk dan gambar yang jelas untuk myakinkan konsumen.
  2. Calon konsumen berselancar di internet dan menemukan bahwa produk tersebut merupakan barang yang ia cari. 
  3. Setelah mengecek ongkos kirim dan memasukkan data lengkap, pembeli kemudian melakukan transaksi. 
  4. Pelaku bisnis bisa menjual produknya ke konsumen yang artinya meningkatkan penjualan. Jika konsisten maka kemudian bisnis akan berkembang. 

Nah, itulah penjelasan panjang mengenai e-commerce, mulai dari manfaat, cara kerja, contoh hingga perbedaanya dengan marketplace. Anda bisa mulai menerapkan untuk bisnis Anda supaya lebih berkembang dan maju serta mendatangkan banyak keuntungan. Selamat mencoba!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadi, sudah siap memulai lembaran baru bisnis online kamu?

Apakah Anda Ingin Meningkaykan Jumlah Pelanggan & Penjualan Bisnis Anda_

Dengan ShopKey Direct Channel, anda dengan mudah dapat mengajak pelanggan yang sudah ada untuk mereferensikan bisnis anda ke siapapun, & mendapatkan imbalan untuk setiap pelanggan baru yang berhasil direkrut!