Logo Shopkey
warung kopi sederhana

15 Inspirasi Desain Warung Kopi Sederhana di Kampung

Beberapa tahun belakangan ini, keberadaan warung kopi atau warkop menjamur di mana-mana, mulai dari perkotaan bahkan sampai ke daerah kampung. Peluang membuka warkop di kampung sebenarnya cukup bagus, apalagi jika di sana kebiasaan warga sekitar adalah minum kopi serta punya produk kopi lokal yang berkualitas.

Menyediakan tempat ngopi yang nyaman adalah kunci utama mendatangkan banyak pelanggan ke warkop. Bingung bagaimana menentukan konsepnya? Lihat macam inspirasi desain warung kopi sederhana berikut ini, cocok dibangun di kampung!

1. Rumah Joglo

Rumah Joglo
Sumber: Bakpia Kukus Tugu Jogja

Inspirasi desain warung kopi sederhana di kampung yang pertama adalah rumah joglo khas Jawa. Meskipun kesannya kuno, konsep joglo ini mulai banyak digunakan karena menyajikan nuansa tradisional yang kental. Sehingga, warkop joglo sangat cocok dibangun di pedesaan dengan nuansa yang masih asri.

Rumah joglo yang dijadikan warkop memiliki bangunan terbuka, akan terlihat bagus jika ditambahkan interior menarik dari bahan kayu. Bisa juga menambahkan beberapa hiasan khas Jawa untuk menambah estetikanya.

2. Konsep Rumahan

Konsep Rumahan
Sumber: Qhomemart

Konsep rumahan paling cocok untuk kedai kopi yang dibuka di kampung karena kesannya benar-benar sederhana, seperti ngopi di rumah sendiri. Apabila Anda memiliki bangunan rumah atau mungkin area rumah sendiri yang ingin dijadikan warkop, tak ada salahnya membuat konsep seperti ini.

Kedai kopi rumahan menyajikan suasana akrab bagi orang-orang yang berkunjung. Anda dapat menyediakan tempat khusus pengunjung di ruang tamu, teras, ataupun samping rumah.

3. Semi-Outdoor (Ruang Terbuka)

Semi-Outdoor (Ruang Terbuka)
Sumber: Akurat.co

Inspirasi desain kedai kopi semi-outdoor cukup banyak peminatnya, tak ada salahnya juga menggunakan konsep ini di kampung. Pada desain warkop semi-outdoor, berarti sebagian kursi dan meja berada di dalam ruangan yang dindingnya terbuka, kemudian terkadang sisanya sengaja diletakkan di luar ruangan.

Desain semi-outdoor akan lebih cocok apabila lingkungan sekitar kedai menyuguhkan pemandangan alam menarik dan segar ataupun untuk tempat nongkrong ramai-ramai. Supaya tetap terlihat natural dan tak berlebihan, gunakan perabotan dari bahan kayu dengan warna-warna kayu.

4. Bilik Kayu dan Bambu

Bilik Kayu dan Bambu
Sumber: Tripadvisor

Kebanyakan kedai kopi menggunakan tembok dari bahan batu bata, adapun sebagian kedai menggunakan bilik kayu dan bambu untuk bangunannya. Dinding dari bambu dan bilik kayu memang terlihat kuno, namun tampilannya tak kalah menarik dibandingkan cafe aesthetic lainnya. Terlebih bagi beberapa orang terasa memorable karena mengingatkan mereka saat berkunjung ke rumah nenek.

Punya nuansa tradisional dan terlihat sederhana, tak perlu menambahkan terlalu banyak barang maupun hiasan. Cukup sediakan perabotan dari kayu dan bambu untuk mendukung suasananya.

5. Konsep Sederhana

Konsep Sederhana
Sumber: Shopee

Hampir mirip dengan desain warkop menggunakan bilik bambu dan kayu, konsep sederhana pun demikian. Artinya, tidak perlu menambahkan terlalu banyak barang agar tidak sesak, yang penting adalah kenyamanan pelanggan ketika sedang berkunjung.

Apabila mengusung konsep sederhana untuk desain warung kopi, tak ada salahnya menyewa ruko kecil. Pilih perabot dengan ukuran tidak terlalu besar, yang penting tidak terasa sesak. Kurang lebih, desainnya tak berbeda jauh dengan warmindo ataupun desain warung makan sederhana.

6. Industrialis

Industrialis
Sumber: Dekoruma

Tipe kedai kopi industrial belakangan ini banyak diminati karena terkesan sejuk dan terlihat aesthetic. Konsep industrialis, artinya tidak mengaplikasikan cat tembok terlalu banyak, tetapi membiarkan warna abu-abu semennya tetap ada. 

Meskipun terlihat memiliki nilai estetika yang menarik, kebanyakan orang menilai bahwa desain industrialis terkesan mahal. Cara supaya warung kopi dengan desain seperti ini dapat menarik pengunjung, yakni sebaiknya transparan dengan harga di awal atau saat sedang mempromosikannya ke warga.

7. Modern Minimalis

Modern Minimalis
Sumber: Qhomemart

Inspirasi desain warung kopi sederhana di kampung yang tak kalah menarik adalah konsep modern minimalis. Pada konsep ini, warkop tidak perlu menggunakan terlalu banyak perabot dengan warna berbeda-beda dan saling bertabrakan. Cukup menggunakan pilihan warna yang cenderung netral dan senada, ini pun berlaku pula pada cat dindingnya.

Desain warung kopi modern minimalis memberikan kesan ruangan terlihat lebih luas, sehingga konsep seperti ini sangat cocok untuk warkop yang bangunannya sempit. Supaya lebih ringkas, Anda dapat menggunakan rak dinding agar lebih ringkas dan tidak berantakan.

8. Konsep Retro (Gaya Jadul)

Konsep Retro (Gaya Jadul)
Sumber: Direktori Tempat Wisata

Konsep retro atau gaya jadul pun tak kalah menarik untuk dijadikan desain warkop sederhana di kampung. Selain faktor estetika, banyak orang menyukai gaya jadul pada kedai kopi karena membawa mereka ke memori masa lampau.

Jika ingin membuat warkop dengan gaya retro, dukunglah dengan pemilihan perabot dan cat dinding yang kesannya jadul namun bersih. Kemudian tambahkan beberapa benda kuno sebagai pajangan supaya suasana jadulnya lebih kental, misalnya mesin pembuat kopi tradisional, foto dinding, sepeda zaman dulu, dan sebagainya.

9. Warkop dengan Pemandangan Alam

Warkop dengan Pemandangan Alam
Sumber: Suara.com

Daerah pedesaan terutama daerah pegunungan dan perbukitan, biasanya suasananya masih asri karena belum banyak pembangunan. Inilah mengapa contoh desain warung kopi sederhana lainnya adalah dengan menyuguhkan pemandangan alam sekitarnya. Konsep ini pun hingga sekarang masih banyak diminati karena pemandangan alamnya mampu membuat mata lebih segar sekaligus menenangkan pikiran.

Desain kedainya mungkin akan mirip dengan kedai kopi lainnya. Akan tetapi, pengalaman menyeruput kopi sambil menikmati pemandangan alam tentu saja berbeda.

10. Kedai Kecil Gerobak

Kedai Kecil Gerobak
Sumber: Hipwee

Ingin membuka warkop dengan modal terjangkau? Cobalah membuat konsep desain kedai kopi kecil dengan gerobak! Membuat warkop model gerobak cenderung fleksibel, Anda dapat memindah-mindahkannya maupun menetap di suatu tempat.

Karena modelnya gerobak, Anda tak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk membeli banyak meja dan kursi, sediakan secukupnya saja dari bahan plastik. Jika perlu, gunakan konsep meja menempel pada gerobak seperti di angkringan tenda.

11. Tenda dan Angkringan

Tenda dan Angkringan
Sumber: Lapas Wirogunan

Hampir mirip dengan gerobak, model warung kopi sederhana juga bisa dengan angkringan tenda. Konsep warkop seperti ini memunculkan keakraban antara penjual dan pembeli karena posisi duduknya di depan gerobak angkringan.

Apabila ingin memperluas tempat ngopi model angkringan tenda seperti ini, tak ada salahnya mencoba menggelar tikar atau menambah beberapa meja dan kursi di sekitar tenda. Model warung kopi yang seperti inilah sangat unik karena menyuguhkan suasana akrab meskipun dari luar kelihatannya sangat sederhana.

12. Lesehan

Lesehan
Sumber: Design.id

Selanjutnya, adapun inspirasi desain warung kopi sederhana adalah model lesehan. Tidak harus dilengkapi meja, cukup digelar tikar bersih seperti angkringan pinggir jalan pun sudah terlihat menarik. Apalagi jika didukung dengan berjualan jajanan angkringan ataupun sambil nobar (nonton bareng). Konsep seperti ini pun cukup unik karena punya suasana yang terasa hangat dan akrab. 

13. Modifikasi dari Garasi Rumah

Modifikasi dari Garasi Rumah
Sumber: Berita 99.co

Tinggal di perkampungan suatu desa dan hanya punya lahan sempit, bukan berarti tak bisa membuka usaha warung kopi. Apabila mempunyai garasi pribadi tak terpakai, memodifikasi garasi rumah sendiri merupakan ide menarik.

Jika kondisi garasinya masih bagus, Anda pun tak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk renovasi karena hanya perlu membersihkannya saja agar tidak berdebu. Kemudian mulailah menata interiornya, mulai dari meja dan kursi pelanggan, meja kasir, serta tempat meracik kopi untuk pembeli. 

14. Kedai Kopi dari Kontainer Bekas

Kedai Kopi dari Kontainer Bekas
Sumber: Rajacon

Membuat usaha warung kopi yang unik dan memberikan suasana berbeda saat menyeruput kopi, cobalah mempertimbangkan untuk memakai kontainer bekas truk. Ukurannya tidak terlalu besar, jadi tidak memakan banyak tempat.

Pilihlah bekas kontainer berukuran sedang, sehingga muat digunakan untuk meletakkan peralatan membuat kopi. Sedangkan para pelanggan diberikan kursi dan meja di sekitar kontainer tersebut.

15. Modifikasi Mobil Besar

Modifikasi Mobil Besar
Sumber: Detik Food

Model kedai kopi yang wujudnya mobil dan bisa dibawa keliling cukup populer, namun masih belum banyak yang menerapkannya. Padahal, konsep yang ditawarkan menarik dan menyuguhkan ambience berbeda daripada ngopi di ruangan biasa.

Mobil yang biasa dimodifikasi untuk membuat warkop unik, biasanya jenis van ataupun mobil besar lainnya. Kemudian bagian dalamnya disusun peralatan kopi dan meja kasir hingga sedemikian rupa supaya terlihat menarik. Sedangkan, untuk meja dan kursi pelanggan cukup yang jenisnya portable (mudah dilipat) agar mudah dirapikan.

Inspirasi desain warung kopi sederhana di atas dapat dijadikan referensi jika sedang bingung menentukan konsep yang menarik. Supaya lebih rapi dan menarik, pilihlah warna-warna yang senada serta perhatikan pula penataan perabotnya. Selain itu, perhatikan juga desain label minuman agar kemasan kopi Anda lebih menarik bagi pembeli.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadi, sudah siap memulai lembaran baru bisnis online kamu?

Mau Dapat News Letter Terbaru?

Bergabunglah dengan ribuan UMKM Indonesia meningkatkan penjualan dengan aplikasi dan tips dari Shopkey!

Note: Kami tidak menjual atau membagikan informasi anda kepada siapapun