Logo Shopkey
Sparepart.

Cara Menata Toko Sparepart Motor Agar Menarik dan Laris

Banyak orang yang berpikir bahwasanya tata letak toko sparepart motor tidak terlalu penting mengingat toko ini umumnya merupakan produk pelengkap dari usaha bengkel. Maka dari itu, tidak heran jika banyak bengkel plus toko sparepart motor yang tampilannya kurang menarik. 

Padahal, tata letak toko sparepart mempengaruhi kenyamanan pelanggan. Tata letak yang bagus, rapi dan bersih tidak hanya akan nyaman dilihat tetapi juga memungkinkan pelayanan yang lebih cepat. Lantas, bagaimana cara menata toko sparepart motor supaya lebih menarik dan laris? Simak tipsnya berikut ini:

1. Meletakkan Toko di Samping Bengkel

Toko di samping bengkel.
Sumber: Pinterest

Umumnya masyarakat meletakkan toko sparepart di belakang bengkel secara langsung karena beberapa hal, termasuk keterbatasan lahan. Salah satu tantangan membuat toko sparepart dengan desain seperti ini adalah tampilan depan toko akan tampak kotor karena adanya oli dan lain sebagainya. 

Sebagai solusinya jika Anda memiliki lahan yang cukup luas, Anda bisa membangun toko sparepart di samping bengkel dengan pintu lipat di kedua sisinya. Dengan demikian area depan toko akan tampak lebih bersih, sementara area samping bisa digunakan untuk menyuplai bahan-bahan yang dibutuhkan untuk bengkel. 

Supaya tidak terlihat terlalu kosong, Anda bisa meletakkan berbagai fasilitas tambahan di depan toko, seperti kursi untuk pelanggan menunggu, pertamini untuk menjual bensin eceran, atau bahkan kulkas minuman yang bisa dibeli oleh pelanggan sambil menunggu kendaraannya selesai diperbaiki. 

2. Barang Dikelompokkan Sesuai Kegunaannya

Tantangan lain dalam menata toko sparepart adalah ukuran barang dagangan yang sangat bervariasi. Untuk memudahkan pencarian, pastikan Anda mengelompokkan barang-barang tersebut sesuai dengan kegunaannya. Misalnya, lampu motor diletakkan di tempat yang berbeda dengan ban atau kampas rem. 

Anda dapat membeli keranjang kecil untuk wadah barang-barang berukuran kecil. Jangan lupa tempelkan nama barang yang ada di dalam keranjang tersebut di bagian belakang keranjang. Tujuannya supaya Anda bisa mencarinya dengan mudah. 

3. Letakkan Oli dan Barang Cepat Laku di Bagian Depan

Tips yang ketiga adalah meletakkan oli dan barang cepat laku lainnya di bagian depan toko atau jika toko Anda di samping bengkel, seperti tips nomor 1 di atas, maka oli diletakkan di samping. Tujuannya adalah supaya ketika ada pelanggan datang untuk mengganti oli atau membeli barang-barang umum, dia bisa dilayani dengan cepat. 

Supaya lebih mudah lagi, Anda juga bisa memajang oli dengan menggunakan rak terbuka, dan bukan etalase. Dengan demikian, pelanggan dapat dengan mudah memilih oli yang ingin digunakan dan karyawan Anda pun dapat dengan mudah mengambilnya.

Selain oli dan barang yang banyak dibeli, Anda juga dapat meletakkan barang-barang yang sekiranya berbentuk menarik atau unik di bagian depan toko, seperti stiker motor, gantungan kunci, model jok motor dan lain sebagainya di depan toko. Tujuannya adalah untuk menarik pelanggan, baik itu yang datang untuk keperluan servis rutinan maupun yang datang mampir beli bensin saja. 

4. Buat Toko Bervariasi Dengan Berbagai Macam Rak

Toko sparepart umumnya tidak bermodel swalayan (pelanggan mencari sendiri barangnya) sebab, masih banyak orang di Indonesia yang tidak mengetahui seluk beluk motor sama sekali. Namun demikian, bukan berarti toko ini hanya bisa diisi dengan meja etalase. Anda bisa membuatnya lebih bervariasi lagi dengan menambahkan rak dengan berbagai model, seperti:

a. Rak untuk menampung ban

Rak penampung ban.

b. Tempat untuk menggantung sparepart yang bisa digantung

Gantungan sparepart.

c. Rak oli terbuka

Rak oli terbuka.

Selain bisa memberikan variasi yang menarik untuk pelanggan, rak dengan berbagai macam model ini juga bisa membantu Anda untuk menghemat ruangan atau mencari barang yang dibutuhkan. 

5. Maksimalkan Penjualan Dengan Desain Campuran

Desain warna gelap dan terang.

Meskipun umumnya sistem penjualan di toko sparepart adalah penjual mengambilkan barang yang dibutuhkan pelanggan, namun tidak ada salahnya jika Anda membuka toko dengan sistem gabungan, alias sebagian barang bisa dibeli dengan swalayan, sebagian lagi harus melalui karyawan. Dengan sistem ini, pelanggan jadi akan lebih mudah untuk menemukan barang yang mereka perlukan dan antrian panjang di dalam toko bisa diurai.

Untuk menggunakan sistem ini, Anda dapat meletakkan barang-barang yang umum dibeli dan diketahui masyarakat di bagian swalayan, sementara barang-barang yang sifatnya customize, seperti aki atau komponen motor yang penting bisa lewat karyawan. Jangan lupa demi keamanan bersama, letakkan tempat kasir di dekat pintu masuk dan keluar. 

6. Perhatikan Kombinasi Warna Toko

Kombinasi warna toko, khususnya yang digabung dengan bengkel, cukup berpengaruh terhadap citra toko tersebut di mata para pelanggan. Sebab, kombinasi warna yang tidak pas, ditambah dengan kotoran sisa perbaikan di bengkel bisa jadi akan membuat toko tampak kumuh dan tidak terawat. 

Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan cat warna putih untuk bagian atas toko dan bengkel dan warna lainnya yang lebih gelap di bagian bawah. Hal ini bertujuan supaya pelanggan bisa fokus ke warna putih bersih yang ditampilkan, sehingga memiliki kesan kalau toko Anda bersih, sementara warna gelap di bawahnya bertujuan untuk menyamarkan kotoran yang bisa timbul akibat aktivitas di bengkel. 

Tidak hanya tembok, sebaiknya kombinasi warna juga diperhatikan saat memilih warna lantai dan rak yang akan digunakan. Perpaduan warna rak yang tidak sesuai justru akan membuat toko terlihat terlalu padat, kurang rapi dan kumuh, begitu pula halnya dengan pemilihan warna dan motif lantai. Untungnya saat ini banyak penjual rak yang menyediakan opsi pemesanan rak custom baik itu dari segi bahan, model, maupun warna. 

7. Pasang Plang Promosi di Depan Toko

Strategi pemasaran menggunakan desain tidak akan berhasil apabila tidak dilengkapi dengan ajakan untuk mampir (call to action). Dalam konteks toko sparepart motor dan bengkel, call to action ini bisa berupa banner atau neon box yang bertuliskan nama toko dan layanannya. 

Banner dan neon box ini bisa Anda pajang di depan toko. Untuk banner, pastikan ukurannya tidak lebih dari ΒΌ tinggi toko, supaya adanya banner tidak menutup sinar matahari, atau menutup pandangan pelanggan yang lewat dari kegiatan di toko. 

Terlepas dari 7 poin cara menata toko sparepart motor di atas, yang tidak kalah penting adalah menjaga kebersihan toko itu sendiri. Tentu percuma saja toko sudah didesain sedemikian rupa tapi pelanggan tidak ada yang mampir karena lokasinya kotor, bukan?

Pastikan Anda setiap hari membersihkan toko dan bengkel Anda sampai bersih. Kualitas perbaikan motor terbaik akan menjadikan seseorang sebagai pelanggan tetap jasa Anda, namun menyediakan toko yang rapi dan bersih, akan mendatangkan pelanggan-pelanggan baru untuk Anda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadi, sudah siap memulai lembaran baru bisnis online kamu?

logo shopkey plus
Apakah Anda Ingin Meningkaykan Jumlah Pelanggan & Penjualan Bisnis Anda_

Dengan ShopKey Direct Channel, anda dengan mudah dapat mengajak pelanggan yang sudah ada untuk mereferensikan bisnis anda ke siapapun, & mendapatkan imbalan untuk setiap pelanggan baru yang berhasil direkrut!