Logo Shopkey
"For Rent" untuk rumah yang disewakan.

8 Bisnis Sewa Paling Laris Yang Tidak Pernah Sepi

Anda memiliki aset yang jarang dipakai? Disewakan saja! Bisnis penyewaan adalah bisnis yang memanfaatkan aset tertentu untuk mendapatkan keuntungan dalam bentuk pendapatan sewa. 

Seringkali aset yang disewakan adalah aset yang sudah ada sebelumnya, sehingga tidak jarang bisnis penyewaan bisa menjadi sumber pendapatan pasif yang cukup menggiurkan. Berikut ini 8 bisnis sewa paling laris yang tidak pernah sepi. Silakan Anda pilih sesuai dengan modal Anda dan kondisi lingkungan:

Daftar Bisnis Sewa Paling Laris

1. Sewa kamar

Bisnis penyewaan kamar adalah salah satu bisnis penyewaan yang paling menjanjikan. Salah satu alasannya adalah karena bisnis ini bisa berwujud dalam beberapa bentuk, mulai dari sewa kamar kos bulanan dan tahunan, sampai bentuk penginapan atau sharing room untuk menampung pelajar dan mahasiswa dari luar negeri. 

Bisnis sewa kamar ini memiliki banyak calon pembeli, khususnya jika rumah Anda terletak di lokasi strategis. Hal ini karena target konsumen bisnis ini umumnya generasi muda yang membutuhkan tempat tinggal di dekat kampus atau tempat kerja mereka namun menyewa rumah dirasa terlalu mahal dan berlebihan. 

2. Sewa rumah

Bisnis sewa rumah atau rumah kontrakan adalah bisnis penyewaan yang paling menjanjikan kedua. Hal ini karena setiap manusia pasti membutuhkan tempat tinggal. Sayangnya, ketersediaan tanah yang siap untuk dibangun terbatas dan seringkali membangun rumah sendiri dirasa masih tidak mungkin. 

3. Sewa kendaraan bermotor

Menyewa kendaraan bermotor seringkali menjadi opsi yang lebih murah dan fleksibel dibandingkan dengan menggunakan ojek online atau kendaraan umum. Maka dari itu, tidak heran jika bisnis penyewaan kendaraan bermotor memiliki potensi bisnis yang menjanjikan, khususnya jika Anda tinggal di daerah wisata.

Motor matic.

4. Sewa lahan

Aset lain yang bisa Anda sewakan kepada masyarakat adalah tanah atau lahan. Bentuk penyewaan lahan bisa bermacam-macam. Anda bisa menyewakan seluruh lahan Anda kepada perusahaan untuk dijadikan gudang atau sekedar menyewakan lahan tersebut untuk menjadi tempat parkir dan Anda menarik biaya parkir. 

Bisnis penyewaan lahan di kota-kota besar seringkali juga bisa berbentuk sewa jangka panjang yang digunakan untuk pembangunan pabrik atau kompleks properti komersial.

5. Sewa alat-alat perlengkapan pesta

Bisnis penyewaan alat-alat perlengkapan pesta juga bisa menjadi bisnis sewa yang cukup menjanjikan dan tidak pernah sepi sepanjang tahun. Hal ini karena sifat bisnis ini cukup fleksibel. Anda bisa menyediakan perlengkapan pesta untuk pernikahan, khitanan, kirim doa atau bahkan pesta ulang tahun sekaligus. Jadi, pangsa pasar bisnis Anda akan cukup luas.

Perlengkapan pesta.

6. Sewa alat dan perlengkapan camping

Bagi masyarakat yang suka mendaki gunung, adanya tempat penyewaan alat dan perlengkapan camping adalah salah satu opsi penting untuk memenuhi kebutuhan mereka selama proses pendakian. Hal ini karena alat-alat camping, seperti tenda, kompor atau headlamp bisa jadi terlalu berat untuk dibawa dari rumah dan cepat rusak jika tidak sering digunakan. 

7. Sewa baju dan kostum

Bisnis penyewaan lain yang terbilang cukup menjanjikan dan tidak pernah sepi adalah bisnis sewa baju dan kostum. Alasannya adalah karena baju dan kostum yang disewakan tidak hanya akan dipakai saat karnaval 17 Agustusan saja, tetapi juga bisa dipakai saat pernikahan atau acara-acara lainnya. Belum lagi fakta bahwa bisnis ini bisa digabung dengan salon dan membutuhkan modal terbatas. 

8. Sewa kamera

Setiap orang tentu ingin mengabadikan momen spesial dalam hidup mereka dengan sebaik mungkin. Sekarang ini bisa jadi sudah ada kamera handphone yang cukup canggih. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwasanya tidak semua orang memiliki sumber daya untuk membeli handphone dengan kualitas kamera bagus. 

Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menyewa kamera. Biasanya, bisnis sewa kamera ini tidak hanya menyediakan kamera DSLR saja, tetapi juga drone, dan berbagai jenis kamera khusus lainnya. 

Cara Agar Bisnis Sewa Selalu Laris

Beberapa jenis bisnis penyewaan di atas ada yang akan lebih ramai di bulan-bulan tertentu. Supaya cash flow bisnis Anda bisa lebih stabil, berikut ini beberapa cara untuk menjaga bisnis sewa agar selalu laris:

1. Perluas cakupan bisnis

Tips yang pertama adalah dengan memperluas cakupan bisnis. Tujuannya adalah supaya tetap ada uang yang keluar masuk di perusahaan Anda meskipun segmen pasar tertentu sedang sepi. 

Misalnya, bisnis sewa motor. Ketika sedang sepi, Anda dan keluarga Anda bisa menggunakan motor yang disewakan untuk menjadi ojek online, karena menjadi ojol adalah salah satu usaha yang menghasilkan uang setiap hari. Dengan demikian ketika jumlah wisatawan yang masuk ke kota Anda sedang sepi, bisnis Anda tetap bisa berjalan dengan baik. 

2. Kerjasama dengan mitra

Bekerjasama dengan mitra juga dapat meningkatkan omzet bisnis penyewaan. Misalnya, untuk sewa kendaraan bermotor bekerja sama dengan penginapan atau bisnis sewa alat pesta dan kostum bekerja sama dengan wedding organizer atau penyedia venue pernikahan.

Gunakan teknik lobi dan negosiasi yang tepat saat hendak melakukan deal dengan mitra. Jalin hubungan yang baik agar memiliki hubungan bisnis jangka panjang.

Anda bisa memberikan tip khusus kepada mitra jika ada konsumen yang menyewa produk Anda melalui mitra tersebut. 

3. Memanfaatkan teknologi

Saat ini bisnis penyewaan juga bisa dipasarkan melalui media sosial atau aplikasi. Misalnya untuk sewa kost Anda bisa menggunakan aplikasi Mamikost, sementara untuk sewa motor dan mobil bisa menggunakan Traveloka. Dengan menggunakan internet, Anda bisa menjangkau konsumen dari luar daerah yang ingin menggunakan aset Anda sementara waktu. 

4. Strategi penerapan harga

Agar cash flow bisnis Anda stabil, tentukan harga normal, peak season dan diskon. Harga normal digunakan ketika kondisi pasar sedang biasa-biasa saja (tidak ramai tetapi juga tidak sepi), harga peak season digunakan ketika pasar sedang ramai dan harga diskon diterapkan ketika pasar sedang sepi. Tujuannya adalah supaya ketika pasar sedang sepi, masih ada konsumen yang akan menyewa produk Anda karena adanya harga diskon tersebut. 

5. Menjaga kualitas barang

Salah satu tantangan dari bisnis penyewaan adalah barang dikembalikan dalam kondisi kotor atau rusak, padahal barang tersebut harusnya bisa disewakan kembali dalam kondisi bagus untuk mempertahankan kualitas layanan. Biasanya, untuk mengatasi hal ini perusahaan penyewaan akan meminta tambahan biaya untuk memperbaiki kerusakan tersebut. 

Bagi bisnis penyewaan aset yang sifatnya aset tetap, seperti rumah, kamar atau kantor, penjagaan kualitas barang ini dilakukan dengan cara menjaga agar aset tersebut tetap tampak bersih dan terawat. Maka dari itu, tidak heran jika pelaku bisnis penginapan harusnya mengganti sprei dan mengepel kamar yang baru disewa untuk menjaga kebersihannya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jadi, sudah siap memulai lembaran baru bisnis online kamu?

Mau Dapat News Letter Terbaru?

Bergabunglah dengan ribuan UMKM Indonesia meningkatkan penjualan dengan aplikasi dan tips dari Shopkey!

Note: Kami tidak menjual atau membagikan informasi anda kepada siapapun